Buku ini berlatar di sebuah pondok di pinggiran kota tua, tempat seorang filsuf tinggal dan mengajar bahwa dunia ini sederhana dan kebahagiaan bisa diraih seketika oleh siapa saja. Seorang pemuda yang merasa hidupnya tidak adil, penuh beban, dan tidak bahagia datang untuk mendebat sang filsuf. Melalui perdebatan sengit selama lima malam, pandangan sang pemuda perlahan runtuh dan berubah.
Kedatangan Alice, murid baru dari Paris, Prancis, telah mengubah persahabatan Nisa dan Lili. Persahabatan keduanya sempat renggang, hingga akhirnya mereka baikan dan bersahabat bertiga. Bersama, mereka menjalani hari-hari dengan ceria. Bahkan saat liburan, Alice mengajak Nisa dan Lili pergi ke negera asalnya. Wow, Prancis! Supaya tidak penasaran, baca ceritanya, yuk!