“Ada … hantu,” bisik Sara dengan ekspresi aneh. “Seorang anak perempuan berambut merah. Dia mengenakan gaun putih.” Hiiiy! Masa, sih, ada hantu di dalam Gedung Pintu Seratus? Darryl tidak percaya pada Sara, temannya. Apalagi Sara juga terkenal banyak bicara. Paling-paling Sara cuma mengada-ada! Tetapi, Darryl melongo ketika sosok hantu itu ternyata terekam kamera. Benarkah itu hantu…
"Aku yakin setiap orang pernah mengunjungi tempat yang membuatnya tak ingin kembali atau bahkan tak ingin mendengar namanya. Bukan karena tak istimewa, lingkungannya kumuh, atau makanannya tak lezat, tapi karena ia bisa menemukan dirinya yang lama di tempat itu. Seperti ibuku, yang tiba-tiba tak menyukai Yogya. Aku lahir dan dibesarkan dalam budaya Sunda. Tingkah laku, sifat, peran, hingga k…
Kita semua adalah pengembara di dunia ini. Ada yang kaya, pun ada yang miskin. Ada yang terkenal, ternama, berkuasa, juga ada yang bukan siapa-siapa. Ada yang seolah bisa membeli apapun, melakukan apapun yang dia mau, hebat sekali. Ada yang bahkan bingung besok harus makan apa. Tapi sesungguhnya di manakah kebahagiaan itu hinggap? Di manakah hakikat kehidupan itu tersembunyi? Apakah seperti yan…
Novel "Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah" adalah novel yang menceritakan tentang kehidupan seorang pemuda yang berasal dari tepian sungai Kapuas, Pontianak, Kalimantan Barat bernama Borno yang jatuh hati pada seorang gadis Indo China, Mei. Kisahnya berawal ketika Dia berumur 12 tahun, Di lorong sebuah rumah sakit, Borno kecil harus menghadapi kenyataan bahwa Ayah yang amat sangat disayangin…
Anak Semua Bangsa merupakan buku karya Pramoedya Ananta Toer. Cerita dalam novel ini menggambarkan kehidupan di masa penjajahan kolonial Belanda di Indonesia. Kehadiran roman sejarah ini, bukan saja dimaksudkan untuk mengisi sebuah episode berbangsa yang berada di titik persalinan yang pelik dan menentukan, namun juga mengisi isu kesusastraan yang sangat minim menggarap periode pelik ini. Karen…