Teman Julian dan Dick bernama Toby, mengajak lima sekawan berlibur ke pertanian Billycock. Toby tinggal bersama keluarganya di daerah pertanian itu. Selama itu mereka akan tidur tanpa tenda di bukit Billycock, langsung di bawah langit malam. Tentu lima sekawan diajak Toby berkeliling. Mereka mengunjungi peternakan kupu-kupu milik Pak Gringle. Kemudian, anak-anak itu berencana berenang di sebuah…
Benarkah masih ada penyelundup di Sarang Penyelundup? Lima Sekawan pergi berlibur di sebuah rumah tua dan menemukan tempat-tempat persembunyian rahasia serta lorong-lorong bawah tanah! Mereka juga melihat beberapa orang mengirimkan sinyal-sinyal rahasia ke laut… Siapakah para penyelundup ini sebenarnya?
Lima Sekawan adalah Julian, Dick, George, Anne, dan—tentu saja—Timmy! Ke mana pun mereka pergi pasti ada petualangan yang seru dan mengasyikkan! KARANG SETAN Benarkah ada harta karun di Karang Setan? Ataukah itu cuma dongeng? Lima Sekawan memutuskan untuk menyelidiki sekeliling gua. Lalu mereka menemukan sekeping uang emas—dan dongeng itu menjadi kenyataan.
Pada malam tersebut sepasang suami istri pergi ke rumah sakit untuk menantikan persalinan anaknya. ketika dirumah sakit dan bersusah payah melahirkan maka lahirlah si buah hati. setelah sang suami pulang mengambil perlengkapan dan kembali ke rumah sakit. Ternyata tidak ada rumah sakit. Hanya ada bangunan tua yang tidak terpakai. Kisah tersebut merupakan salah satu kisah dari tuturan Dokter Fred…
George dan Timmy hilang. Apakah mereka diculik? Mengapa ada orang yang masuk ke Pondok Kirrin dan mengobrak-abrik ruang kerja Paman Quentin? Lima Sekawan yakin kedua hal itu berhubungan, tapi apa hubungannya? Dan bagaimana mereka dapat memecahkan misteri itu kalau mereka tinggal bertiga?
Buku Desain, Bandung, dan Budaya Sunda karya Jamaludin, membeberkan tentang desain secara global dan Sunda yang hadir di Bandung. Satu persatu, diulasnya hingga akhirnya menjadi desain yang hadir di Bandung saat ini. Di mana titik tolak dari desain global maupun lokal, semuanya berpijak pada kearifan lokal. Untuk desain tradisional Sunda, setiap material yang dipakai memiliki karakteristik k…
Kasanggakeun ieu dongeng rupa-rupa. Aya fabel (carita sasatoan), aya carita jaman karajaan, ditambah carita kaagamaan nu dicutat tina sawatara kitab. Eusina, nyoko kana perkara ganjaran ka sing saha anu nyieun kahadean, jeung wawales ka nu nyieun kagorengan. Mugi janten pieunteungeun dina pakumbuhan hirup sapopoe.
Oliver Twist adalah judul sebuah novel kedua karangan Charles Dickens yang dipublikasikan pada 1838. Novel ini mengisahkan tentang seorang anak yatim piatu bernama Oliver Twist yang hidup di Inggris pada tahun 1830-an. Melalui novel ini, Dickens mengangkat tema kemiskinan, kelas sosial, dan kekerasan yang terjadi pada masa revolusi industri di Inggris.