Buku ini berangkat dari keprihatinan terhadap krisis moral dan kemerosotan karakter yang terjadi di masyarakat. Penulis berargumen bahwa keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual (IQ), tetapi jauh lebih besar dipengaruhi oleh kecerdasan emosional dan karakter (EQ). Edukasi karakter digambarkan seperti "menyemai benih"; ia membutuhkan tanah yang subur (lingkungan…